Skip to content

Dzikir Pagi Sesuai Sunnah

Halaman ini membahas waktu dan bentuk bacaan, bukan mengulang seluruh daftar. Teks lengkapnya ada di dzikir pagi.

Waktu yang dilaporkan

Dzikir pagi dibaca setelah fajar, biasanya setelah salat Subuh, sebelum waktu pagi berakhir. Ia berbeda dari doa saat baru terbangun, dan berbeda dari wirid yang diucapkan tepat setelah salam.

Jika matahari sudah tinggi, jangan mengarang ganti bacaan. Baca yang masih Anda mampu dari daftar yang ada sumbernya, lalu lanjutkan aktivitas.

Bacaan yang diriwayatkan

  • Ayat Kursi sekali. Sumbernya Al-Baqarah 255, dan ia juga disebut dalam amalan pagi.
  • Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, masing-masing tiga kali. Diriwayatkan untuk pagi dan petang.
  • Sayyidul istighfar sekali. Haditsnya dalam Sahih al-Bukhari, dari Syaddad bin Aus.
  • Allahumma bika asbahna untuk pagi. Petang memakai amsayna, lalu ditutup dengan al-mashir, bukan an-nusyur.
  • Subhanallahi wa bihamdihi seratus kali. Sahih Muslim menyebutnya ringan di lisan dan berat di timbangan.

Jangan menambahkan janji duniawi yang tidak ada di riwayat. Pahala yang disebut dalam hadits cukup disampaikan sebagaimana lafalnya, tanpa diperluas menjadi jaminan rezeki atau sembuh.

Setelah Subuh, mulai dari zikir Subuh, lalu lanjutkan daftar di halaman bacaan. Counter ada di tasbih digital.

Frequently asked questions

Apakah dzikir pagi harus setelah Subuh?

Waktu yang biasa diamalkan adalah setelah Subuh. Jika Anda baru bisa setelah itu, tetap di pagi hari, baca yang mampu.

Apakah lafal pagi dan petang sama?

Tidak semuanya. Lafal masuk waktu dan perlindungan petang berbeda. Jangan menyalin halaman pagi lalu hanya mengganti kata pagi.